Tiga Huruf, IPK!!!
Saat yudisium tiba, tidak ada yang lebih penting bagi mahasiswa selain nilai. Tiap mahasiswa pasti penasaran dengan indeks prestasi komulatif yang diperolehnya.
Sangking penasarannya, banyak mahasiswa yang tidak sabar untuk segera melihat nilainya.
Perasaan senang hinggap kalau IPK kita cum laude. Dengan gaya sok rendah hati yang dibuat-buat, kita akan memposting transkrip nilai di Facebook, tapi kalau IPK kita jeblok, dengan nada tegar yang dibuat-buat agar kita akan nulis status “IPK bukan segalanya.” Atau, “Yang penting adalah proses mendapatkannya.”
kadang kita sering bertanya-tanya "apakah ipk cukup akurat untuk menilai prestasi mahasiswa?" pertanyaan yang mungkin pasti pernah terlintas di kepala kita.
Jika digunakan untuk mengukur tes-tes tertulis mungkin cukup memadai. Tapi, tes-tes semacam itu tidak bisa membaca aspek-aspek kemanusiaan lain, misalnya keyakinan, penghayatan, dan pengamalam. Padahal ketiga hal itu merupakan tujuan tertinggi pendidikan.
Ada beberapa kasus. Seorang guru agama Islam menggelar ujian lisan dengan meminta siswanya menghafal surat Al-Maa’uun. Siswa A mendapat nilai bagus karena ia hanya hafal surat pendek itu. Tapi siswa B justru mendapat nilai jelek. Siswa B tidak hafal surat Al-Maa’uun, meskipun ia hafal surat Ali Imron dan al-baqarah, dan berbagai surat lainnya yang tidak di hapal oleh siswa A .
seorang guru anatomi fisiologi, mengadakan ujian tulis tentang sebutkan nama-nama tulang manusia dari kaki samapai kepala, siswa A mendapat nilai bagus karna ia mengapal seluruh nama-nama tulang nya, dan siswa B mendapat nilai jeblok karna dia, hanya tidak menghapalnya, yaiyalah hahaha, kalau ini memang salah mahasiswa nya!
tapi jangan salah paham, walau sebagian dari kalian menganggap ipk itu tidak penting, tapi setidak nya ipk tinggi bisa jadi, sebagai bentuk rasa terimakasih kita terhadap orang tua yang bersusah payah mencari uang agar anak kebanggaan nya bisa kuliah, dan meraih semua cita-cita.
jadi inti nya ipk itu penting, walau ipk kadang hanya bisa menilai dari segi tulisan, tapi tatap ipk itu penting bagi kita, karna hukum dalam dunia pendidikan yang lebih mementingkan nilai dari pada cara untuk mendapatkan nilai tersebut.
mungkin sampai di sini saja tentang postingan yang tidak terlalu bermanfaat ini. dan yang penting tetap semangat walau apaun yang terjadi!.


Tidak ada komentar: