Setelah kuliah, mau ngapain?
Beberapa bulan yang lalu saya baru saja melewati sidang skripsi dengan selamat sentosa dan membawa oleh-oleh gelar AMD.Kep (nggak tau kepanjangan nya apa) selepas dari ruang sidang. Kalau kalian yang baca tulisan ini penasaran bagaimana rasanya sidang skripsi, saya katakan bahwa sidang itu adalah keadaan mode saya yang paling ngerasa sok pintar disepanjang masa perkuliahan.
*Tips kalau kalian sidang, kalian harus ngerasa sok pintar,dengan itu maka otak kalian akan mentimulus kepribadian kalian untuk ngerasa lebih percaya diri.
Semua teori dan bacaan yang saya baca habis-habisan selama kuliah dan sebelum sidang, rasanya seperti membawa senjata tanpa amunisi karna itu semua tidak di tanyakan oleh penguji. Dan saya akhirnya sadar bahwa sidang skripsi adalah bentuk paling akhir dari inisiasi jurusan. Melawan monster yang paling jago dan menyeramkan yang mengharuskan kita harus menciptakan taktik perlawanan yang baru, kita harus bisa memutar otak untuk melakukan improvisasi mendadak.
*skill komunikasi kalian sangat bisa di andalkan disini.
Enggak, itu semua berlebihan, wkwkwk.
Sidang skripsi mah biasa aja. Cuma satu jam. Ya, serem. Tapi enggak sehoror ketemu mantan dengan gebetan barunya. Justru yang lebih serem dari itu semua adalah pertanyaan sama yang bertubi-tubi keluar dari mulut siapapun, mulai dari ibu, ayah, dosen, senior sejarah, senior jurusan lain, gebetan, selingkuhan, sahabat, temen nongkrong, temennya temen nongkrong, tetangga, om, tante, selingkuhannya sahabat, PHP-annya temen nongkrong.
Semua mengajukan pertanyaan yang sama: “Mau ngapain kamu setelah lulus?”
Untungnya pertanyaan tersebut enggak keluar pas saya sidang skripsi. Setiap dihadapkan pada pertanyaan itu, saya cuma bisa lari dramatis sambil tutup muka menuju rel kereta Pondok Cina. Ya, saya memang rada lebay dan alay. Tapi percayalah, pertanyaan tersebut benar-benar menguras pikiran, hati, dan tenaga.
Sebenarnya rencana “habis lulus mau ngapain” telah lebih dulu menjadi permasalahan saya, dan mungkin seluruh mahasiswa tingkat akhir seantero bumi. Karena enggak semua dari kami siap dan tahu mau ngapain setelah lulus kuliah, alhasil beberapa dari kami memilih untuk menjadi mahasiswa abadi karena takut menghadapi kehidupan nyata di luar perkuliahan.
Tapi tenang, setelah merenung dan banyak-banyak ngobrol dengan om-om, bapak-bapak, ibu-ibu, tante-tante, saya mulai menemukan titik terang atas pertanyaan tersebut, dan untuk itulah artikel ini ditulis.
Artikel ini saya tujukan kepada kita semua, mahasiswa tingkat akhir yang galau terhadap masa depannya. Berikut adalah daftar hal-hal yang bisa kita lakukan setelah lulus kuliah. Agar kita berani menghadapi kenyataan dan membahagiakan orangtua setelah wisuda.
1. Magang
Ya, buat kamu yang kuliah di jurusan yang enggak ada kewajiban magang seperti jurusan keperawaran, ada sih tapi namanya bukan magang tapi PKL (Praktik Kerja Lapangan), mencoba magang setelah lulus kuliah bukan sesuatu yang salah kok. Ada baiknya kita coba magang dulu sebelum merasakan bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya itu.
Kita bisa misuh-misuh mengutuki padatnya kereta pada jam-jam rush hour dan masih gamang untuk memikirkan apakah ingin mengikuti rutinitas itu lagi. Kita juga bisa latihan bagaimana sih bekerja kantoran dengan relasi antara atasan dan bawahan. Kita juga akhirnya mengalami berpakaian rapi ala-ala pegawai kantoran.
Untuk calon pekerja yang masih belum tahu pekerjaan kantoran apa yang cocok, mungkin magang adalah jawaban buat kamu. Selain mengisi waktu luang dan tes mental, kadang-kadang magang suka dibayar loh. Tempat magang juga bisa beragam, mulai dari kantor pemerintahan hingga perusahaan-perusahaan. Info magang bisa kamu lihat di web universitas.
2. Menjadi Relawan a.k.a Volunteer
Daripada bengang-bengong, luntang-lantung ngabisin jatah beras di rumah, cobalah pilihan alternatif kedua, yakni volunteer. Ini cocok buat kamu yang mantan aktivis kampus dan berniat buat kerja sosial. Ada banyak jenis pekerjaan dan kegiatan dari berbagai bidang yang bisa kamu coba.
Menjadi relawan juga berguna untuk menghiasi CV kamu nantinya, kalau-kalau kamu terjebak dengan tuntutan syarat ngelamar kerja: berpengalaman. Kamu boleh banget masukin pengalaman menjadi relawan untuk memenuhi persyaratan tersebut.
Tambahan lagi, menjadi relawan bisa meningkatkan kadar kebahagiaan. Ih, asik banget gak tuh?. Atau, di tahun 2019 ini saya juga ikut jadi anggota relawan demokrasi selama 3 bulan, dan di bayar juga lo perbulan nya.
3. Traveling
“Those who not travel read only the pages.” Itu kalimat sakti yang suka dilontarkan para traveler. Ketika kuliah dulu, beberapa dari kita mungkin suka mengeluh gak punya waktu untuk jalan-jalan karena sibuk tralala-trilli. Atau selalu menolak ketika diajakin traveling bareng temen-temen kampus karena sejuta alasan. Inilah saatnya kamu mulai traveling.
Wujudkan semua mimpi-mimpimu untuk menjelajahi tempat-tempat baru. Banyak-banyak piknik, biar enggak jadi haters yang bisanya nyebar fitnah dan hatespeech di dunia maya. Mulailah dengan buat paspor terlebih dahulu dan searching tiket-tiket promo.
Mulai aja dulu jelajahi Asia Tenggara. Ambil keuntungan dari dibukanya MEA. Sambil jalan-jalan, eh taunya duit habis, kan kita bisa langsung ngelamar kerja di sana. Hehehehe
4. Melakukan Hobi
Duluuuuuu bangeeeeeet, waktu TK, kamu adalah pemenang lomba mewarnai tingkat kelurahan. Kamu suka sekali menggambar, sampai-sampai kamu menggambar di seluruh tembok rumahmu. Kemudian waktu dan kesibukan mengejar pelajaran, berkumpul bersama teman-teman, memisahkan kamu dan kesukaanmu dengan menggambar.
Lulus kuliah ini bisa kamu isi dengan melakukan kembali hobi-hobi lama kamu. Hobi apa saja, mulai dari menggambar, mewarnai, memasak, main tenis. Siapa tahu, justru dengan kembali menekuninya, ternyata malah jadi profesi, dan kamu berhasil jadi wirausaha berkat menggeluti hobi lama kamu itu.
Tekuni apapun itu hobimu, asal bukan memasukan belut ke dalam botol atau ambil kelereng pakai sumpit. Itu bukan hobi. Itu cabang perlombaan untuk 17 Agustusan.
5. Kamu bisa tingkatin kualitas sosial media mu
Mulai dari mencoba membuat konten yang bermanfaat bagi orang banyak atau perbaiki profil mu di sosial media, seperti instagram dan twitter, jaman sekarang kantor-kantor atau perusahaan bisa menilai personal mu dari sosial media untuk merekrut bekerja, asal jangan alay deh wuahaha, atau kamu bisa juga mencoba lakukan pengalaman baru seperti ngeyoutube,kan asik tu.
Udah itu aja yang bisa saya ulik tentang bayangan setelah lulus kuliah.


Tidak ada komentar: